My journal part 2 – Jangan terlalu serius

Kebanyakan dari semua tulisan-tulisan yang gue baca, hampir seluruhnya bertema serius. Sampai-sampai gue harus baca sekali lagi, sekali lagi dan sekali lagi yang akhirnya gue bisa nyerna maksudnya.

Kembali ke topik “Jangan terlalu serius”,gue jadi inget punya temen yang nggak pernah serius. Pernah sih, tapi 80% komposisi dari tubuhnya berisi “guyon!”. Setiap dia berucap, pasti bikin ketawa.

Seru nya, pacarnya dia orang paling serius yang pernah gue kenal. Malahan mereka pacaran udah hampir 9 tahun! Pernah ada satu cerita tentang dia, jadi gue kenalin nyokap ke temen-temen gue (termasuk dia). Trus nyokap nanya,
“Odan, umurnya berapa?”
“Ayo tebak tante, berapa umur Odan?”
Nyokap jawab, “26 tahun, ya?”
“Wahaha.. Makasi tante dianggap masih muda.”
“Lho? Emang berapa benernya?”
“Saya udah 29 tahun tan.. Emang sih banyak yang bilang kalo saya awet muda. Malahan nih tan, kalo jalan sama pacar saya di mall, saya dikira anaknya!”

See?? Ternyata sifat “Jangan terlalu serius” itu malah bikin kita tampak lebih muda daripada umur sebenarnya. Menurut gue, hal ‘tampak lebih muda’ ini memiliki pengaruh yang lebih besar terhadap wanita (termasuk gue).

Daripada kita bayar mahal untuk kosmetik anti-aging, lebih baik kita gunakan sisi diri kita yang humoris, lebih sering tertawa, tersenyum.

You can try this at home!

Love,
F.Ardyani

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s