Rindu tak tertuang – part 2

“Kau yakin itu dia?”
Kutatap dirinya dibalik kerumunan tamu-tamu tepat saat atasanku bertanya. “Seratus persen yakin” jawabku singkat.

Atasan menggiringku mendekatinya. Jantung berdegup kencang. Gugup. Tanganku berkeringat. Kurasakan tangan dan tungkai kakiku melemah.

“Fitri!! Apa kabar?” sapa atasanku. Tubuhku terasa lemah saat mendengar namanya.
“Anda kenal dia? Kalian satu SMA kan?” dirangkulnya bahuku kuat. Kutegakkan wajah dan tersenyum.

Semua darinya tak ada yg berubah. Sedikitpun. Senyumnya, tahi lalat diatas bibirnya, semuanya tak sedikitpun berubah dari terakhir kulihat dia.

Pertama dia senyum, lalu lama-lama senyumnya hilang dan berganti tatapan dingin.
“Dia? Nggak, sorry saya nggak kenal”
image

#kaupantastakdikenal

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s