My journal part 11 – Hilang sebulan lalu kembali lagi.

Sebenernya mau cerita tentang journal part 11 ini udah lama banget. Cuma baru sempet nulisnya sekarang-sekarang. Nggak tau deh, akhir-akhir ini kayaknya gue menderita lost short-term memory. Padahal udah login di wordpress, tinggal tulis tapi justru nggak tau apa yang mau ditulis.

‘Hilang sebulan lalu kembali lagi’ ini bukan tentang cinta-cintaan lho, bukan tentang horor story juga. Ini tentang HP gue yang udah sebulan hilang terus balik lagi. Ajaib yah?

Kalo dipikir-pikir secara logika nggak mungkin. Maksud gue, jaman sekarang masih ada orang yang nemu HP dan mau bela-belain ngembalikan ke pemiliknya. Aslinya sih udah ikhlas banget, lagian udah sebulan juga. Mau nggak mau harus relakan aja.

Jadi awal ceritanya gini;

Hari itu hari pertama puasa. Gue mampir ke ATM deket kantor, nah biasanya emang selalu simpan HP diatas mesin ATM. Dan biasanya nggak pernah lupa. Tapi, ya lupa nggak ada sekolahnya kan? hari itu emang pas lagi apes aja. Gue keluar dari ATM nggak pake nge-check apa-apa lagi langsung naik mobil balik ke kantor.

Pas nyampe gerbang kantor, baru inget HP tinggal diatas mesin ATM. Tanpa babibu langsung bilang ke supir balik lagi ke ATM. Jaraknya nggak jauh, paling cuma ngelewatin 2 gedung kantor yang lain. Tapi, yang namanya barang begituan, pasti cepet banget kan hilangnya?? gue tanya satpam disana, siapa tau penemu HP titip ke satpam setempat. Tapi ternyata mereka nggak tahu apa-apa.

Gue telfon nadanya masuk tapi nggak diangkat. Telfon terus sampe akhirnya nada sambungnya hilang.

FIX HP GUE RAIB!

Mau gimana lagi, pikir gue? Hari itu juga bikin pengumuman lewat email ke teman-teman kantor kalo HP hilang. Dan untuk sementara waktu nggak bisa hubungi gue. Dalam hati sih seneng, karena nggak bakalan ada lagi yang repot nyariin. HP itu sebenernya udah nggak cantik lagi, udah lama dipake dan banyak banget calar-calarnya. Dan yang paling miris banget, personal contact yang ada disana berharga banget. Males kan harus nanyain satu-satu lagi?

Ujian hari pertama sukses berat bikin gue lemes. But, i took it as a challenged.

Hari kedua, ketiga, keempat dan seterusnya gue tunggu keajaiban siapa tahu HP gue bisa balik lagi. Ternyata, nggak terjadi apa-apa. You know, miracle doesn’t work like that. Gue coba ambil hikmah deh, kali ini mungkin harus belajar ikhlas.

Gue mulai cari tau, ikhlas itu apa. Dari definisi sampai contoh kongkrit. Sounds easy.

Hasilnya gue mengumumkan ke orang-orang kalo gue udah ikhlas. Walopun masih suka kepikiran dan selalu menyalahkan diri sendiri ‘betapa teledor dan bego jadi orang. Kenapa bisa lupa? kenapa nggak hati-hati. Kenapa jadi orang selebor banget dan itu berlangsung cukup lama.

Sampai suatu hari, gue bener-bener lupa dan nggak pernah ingat lagi tentang HP itu. Bahkan sempat lupa kronologis kejadiannya. Dan nggak pernah mengharapkan keajaiban lagi, sekalipun nggak pernah disebut-sebut atau cerita tentang hal itu.

Sebulan berlalu Ramadhan berakhir dan Hari Raya Datang.

Sore itu, sedang asyik ngobrol sama Abie di mobil. Tiba-tiba ada telefon masuk dari nomor yang nggak dikenal. Ragu gue angkat telfonnya. Suara diseberang seperti suara ibu-ibu, dia minta maaf sebelumnya karena selama ini dia menyimpan HP gue dirumahnya. Bukan karena dia berniat mencuri, tapi karena dia nggak tahu cara menggunakan Blackberry.

Di hari kejadian itu, dia berniat mengembalikan tapi karena dia sama sekali nggak tahu cara menggunakannya jadi dia menyimpannya di dalam laci kamarnya. Selama ini dia bingung mau menghubungi kemana, sampai akhirnya saudaranya datang dan berhasil membuka file didalamnya menggunakan cable data. Kebetulan gue emang menyimpan resume di file itu, dan dia mencatat nomor ponsel disana yang akhirnya berhasil menghubungi gue sore itu.

See? how’s the miracle work? they come when you least expect it. 

Sekarang gue tahu apa itu ikhlas. Ikhlas itu;

Saat kita tak lagi memikirkannya.

Saat kita tak lagi mengingatnya.

Saat kita tak lagi mengharapkannya.

Saat kita tak lagi merindukannya.

Saat kita benar-benar mengerti semuanya.

I didn’t said that you will get what you lose when you were not expect it anymore. What i meant is, when you know your heart is completely move on, i think somehow the miracle will come to you whether they bring what you lose or bring something new for you.

miracle_of_light

*semoga hidupmu bahagia

Cheers,

Fitri.

Advertisements

2 thoughts on “My journal part 11 – Hilang sebulan lalu kembali lagi.

  1. adit says:

    Ikhlas itu emang ga gampang ya mamamia ahahaha *engingeng
    Tapi kalo bisa nikmatin, proses belajar ikhlas itu nikmat, contohny mungkin entah ky apa yg awal nya sakit tp setelah ngelewatinnya nikmat #abaikancontohnya ahahaha
    *piss

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s